FK Unair- Duka menyelimuti prosesi persemayaman seorang Guru Besar Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Prof. Petrus  Budi Santoso, dr., Sp.S(K) di Aula FK Unair... | FK Unair- Bergerak dari lingkup terkecil di lingkungan sekitar kampus, Mahasiswa FK Unair gabungan dari berbagai program studi bersatu menghidupkan tradisi pemberian susu gratis kepada anak-anak... | FK Unair- Sosoknya begitu berwibawa dan punya dedikasi luar biasa, demikian Prof. Paulus Liben, dr., MS menggambarkan sosok pribadi  mendiang Prof. Dr. Lukas Widyanto, dr., AIF , Guru Besar Ilmu... |
Faculty Of Medicine Airlangga University
You are here: Home News Headline News Penyuluhan Untuk Pengenalan TBC Lebih Dekat

Faculty Of Medicine Airlangga University

Penyuluhan Untuk Pengenalan TBC Lebih Dekat

E-mail Print PDF
Ds. Sumber kembar, Pacet (02/8)- Di Indonesia Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah salah satu kasus penyakit dengan insidensi yang selalu meningkat dan menempati urutan ketiga setelah India dan China dalam hal jumlah penderita di antara 22 negara dengan masalah TBC terbesar di dunia.
Jumlah penderita TBC paru dari tahun ke tahun di Indonesia terus meningkat. Saat ini setiap menit muncul satu penderita baru TBC paru, dan setiap dua menit muncul satu penderita baru TBC paru yang menular. Bahkan setiap empat menit sekali satu orang meninggal akibat TBC di Indonesia.

Berangkat dari keprihatinan akan hal tersebut Melalui acara Penyuluhan Pengenalan TBC sebagai salah satu rangkaian kegiatan BAKSOSNAS 2008, Masyarakat Ds. Sumber Kembar dan sekitarnya diajak untuk mengetahui Apa dan bagaimana menangani TBC dengan tepat dan benar.

Sebelumnya Masyarakat desa Sumber Kembar dan sekitarnya masih memiliki orientasi berbeda mengenai penyakit kedua penyebab kematian tersebut, minimnya pengetahuan yang mereka miliki membuat mereka kurang peduli akan bahaya TBC.
Data puskesmas terkait penderita TBC aktif di desa Sumber kembar belum dapat dijadikan acuan berapa banyak warga yang positif menderita TBC, karena ada sebagian warga yang masih enggan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka ke Puskesmas atau Rumah sakit.

Untuk itu sebelum acara penyuluhan TBC berlangsung, panitia BAKSOSNAS 2008 menurunkan tim analisa yang terbagi ke setiap dusun untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan mereka akan bahaya TBC.

Selain pengarahan yang disampaikan langsung dalam bahasa jawa, oleh panitia para peserta penyuluhan juga diajak untuk menyaksikan secara langsung obyek bakteri Mikrobakterium tuberkulosa melalui lensa mikroskop.
“dari awal kami berencana untuk mengemas acara ini menjadi semenarik mungkin, dengan begitu akan memudahkan masyarakat untuk mengingat berbagai pengarahan tentang penyakit TB yang telah diberikan” Ujar Elvy ketua divisi acara BAKSOSNAS 2008.
Diakhir acara, para panitia membagikan masker dan susu cair kepada ibu dan anak-anak.
(Mo)
Last Updated ( Monday, 12 January 2009 18:55 )  
Randowm ArticlesRelated Articles

Add comment

Security code
Refresh

Search

Histats

Statistics

Members : 327
Content : 1872
Web Links : 39
Content View Hits : 3044152

RSS Syndicator

focus
Head Line News
Kilasan

UPeDDi

UPeDDi merupakan unit pengelola sistem & teknologi informasi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. UPeDDi telah mengembangkan serangkaian layanan, Next

PBL Tramed

 Upaya keras perbaikan proses pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga telah dilakukan sejak tahun 2000. Berdasarkan analisis Next

Bioteika

 Bioetika adalah penjelmaan dari Etika Kedokteran yang sudah tidak mampu lagi menampung permasalahan-permasalahan yang berkembang Next

Visi Misi

Menjadikan FK Unair sebagai salah satu fakultas kedokteran terkemuka di kawasan regional ASEAN, pemuka dalam bidang pendidikan, pemuka Next ......