FK Unair- Sebagai rangkaian Lustrum ke XII,  Universitas Airlangga menganugerahkan Gelar Honorary Professor kepada seorang pakar Mikrobiologi dan Penyakit Infeksi dari Kobe University Graduate... | FK Unair- Tahun ini, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dipilih menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan acara bergengsi yakni Temu Ilmiah Nasional  (Temilnas) 2014.  Temilnas merupakan... | Kesetiaannya kini berbuah manis. Setelah melalui berbagai dinamika selama menempuh pendidikan S2-nya,  Dina Rusdiana Dr. MSi yang kekeh mendalami bidang Hiperbarik atau  terapi oksigen bagi... |
Faculty Of Medicine Airlangga University
You are here: Home Departments Klinik Kesehatan Anak

Faculty Of Medicine Airlangga University

Kesehatan Anak

Profil Kesehatan Anak

E-mail Print PDF

Perbedaan utama antara kedokteran untuk anak dan kedokteran untuk orang dewasa adalah tubuh anak-anak masih kecil. Perbedaan ukuran tubuh ini paralel dengan perubahan kedewasaan. Tubuh kecil bayi atau anak jelas berbeda secara fisiologis dari orang dewasa. Di NIAS, pengajaran ilmu penyakit anak oleh dokter spesialis diberikan khusus sejak 1933. Pengajarnya adalah Dr. Mas Dayat Hidayat yang bekerja menjadi Kepala Bagian Anak di CBZ Surabaya antara 1933 - 1942. Maka, 1933 tercatat sebagai tahun pertama diajarkannya pendidikan kedokteran anak di Wilayah Hindia Belanda. Saat pendudukan Iepang pada 1942, dokter-dokter Belanda ditangkap dan sekolah-sekolah kedokteran ditutup. Namun, karena mendesaknya masalah kesehatan, Iepang membuka Ika Dai Gaku (Lembaga Pendidikan Tinggi Kedokteran) di beberapa kota besar. Mas Dayat Hidayat diangkat sebagai guru besar. Sejak 1923, CBZ Simpang berdiri dengan bagian anak masih bercampur dengan yang lain Pada 1946, sudah ada bangsal khusus anak di lantai 2 dengan kapasitas 50 tempat tidur. Pada 7 Agustus 1950, RSAL Dr. Ramelan diresrnikan di Wonocolo. RS Karangmenjangan, yang semula untuk Angkatan Laut, diserahkan pada pemerintah. Lalu, RS Karangmenjangan diubah namanya menjadi RSUP Surabaya. Pada saat itu, Bagian Anak mulai dikembangkan. Sudah ada pengelompokan penderita sesuai jenis penyakit; gastroenterologi, pulmonologi, neurologi, gizi, nefrologi, dan kardiologi. Poliklinik anak dari Simpang dipindah ke Karangmenjangan, dan ditempatkan di kamar 8 dan 9. Perawatan penyakit menular masih di RS Simpang dengan kapasitas 40 tempat tidur. Pada 1973, kondisinya makin berkembang dengan didirikan Paviliun Airlangga Anak atas prakarsa Dr. Iskaq Darsono SpA. Pada 1979, berdiri Perpustakaan Bagian Anak. Pada 11 November 1981, karena sering kebanjiran, Laboratorium Anak di bawah ruang kuliah Obstetri dipindah ke gedung baru. Pada 2001, berdiri Yayasan Pengembangan Informasi Pediatri (YPIP).


Pada 1950, pendidikan masih berupa magang dengan cara berkeliling ruangan dan poliklinik mengikuti dokter senior. Sudah ada Bagian Ilmu Kesehatan Anak tapi orientasi pendidikannya masih bersifat klinis. Setelah ada sejumlah spesialis anak, pada 1959 Dr. Kwari Setjadibrata menata sistem pendidikan, yakni berupa laporan kasus dan grand round. Pada 1963, istilah Ilmu Penyakit Anak diganti menjadi Ilmu Kesehatan Anak karena orientasinya juga meliputi pendidikan dan komunitas selain sekadar klinis.


Memasuki tahun 1966, para Iulusan dokter spesialis anak yang mendapat ijazah tertulis resmi pertama kali dan dilakukan wisuda Dokter Spesialis Anak (DSA) bersama di Aula Fakultas Kedokteran Unair. Lulusan pertama ini adalah angkatan 1962, yaitu Dr. IG. N. Gde Ranuh dan Dr. Betsy Sylvanus, sehingga dapat dikatakan sej ak mulai angkatan 1962 anilah para lulusan pendidikan dokter spesialis anak FK Unair mendapat ijazah tertulis dan dilakukan wisuda bersama.


Selanjutnya, tahun 1974, FK Unair Surabaya ditetapkan sebagai Pusat Pendidikan Dokter Spesialis Anak (PPDSA) bersama-sama dengan Iakarta, Bandung dan Sernarang. Dan berlanjut 1975 dibentuk Dewan Penilai Keahlian Ikatan Dokter Anak Indonesia  (DPKIDAI) dengan ketua Proi Dr. Kwari Satjadibrata, yang berhasil menyusun Kurikulum Pendidikan Dokter Anak pada tahun 1976 dengan lama pendidikan 3,5 tahun dan menulis karya ilrniah sekurang-kurangnya 3 buah. Memasuki tahun 1990, sistem pendidikan dokter spesialis anak FK Unair disesuaikan dengan Katalog Program Studi Ilmu Kesehatan Anak Tahun 1990 dengan lama pendidikan 4,5 tahun. Satu tahun kemudian berhasil disusun dan diresmikan penggunaan sistem organisasi dan tatalaksana fungsional Lab./UPF Ilmu Kesehatan Anak.   Penyempurnaan demi penyempurnaan terus terjadi, hingga tahun 2003 diberlakukan sistem pendidikan dokter spesialis anak mulai mengacu pada Katalog pendidikan Dokter Anak Tahun 2000 yang bersifat nasional. Pelaksanaanya sendiri di Surabaya dimulai pada awal tahun 2004. Lalu sejak Ianuari 2004, mulai dilakukan transisi sistem blok untuk pendidikan dokter spesialis anak, yang sebelumnya masih menggunakan sistem menurut sistem tubuh dan jenis penyakit. Tahun 2006, Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK Unair/ RSUD Dr. Soetomo mulai mempunyai ‘anak asuh’ yaitu Bagian Anak RSSA FK Unibraw Malang. Departemen Ilmu Kesehatan Anak dalam perkembangannya terus berjalan mengikuti rencana strategis serta target-target dari fakultas. Sejak tahun 2012, Departemen Ilmu Kesehatan Anak sudah meningkat akreditasi kolegiumnya dari B menjadi A. Departemen Anak FKUA juga ditunj uk oleh Kolegial Ilmu Kesehatan Anak sebagai Pusat Pendidikan Sub-Spesialis. Saat ini terus mengembangkan diri dengan mengembangkan kerjasama dengan Melbourne University (Australia) dan University Medical Center; Groningen (Belanda). Departemen anak juga mendukung para mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari beberapa perguruan tinggi di luar negeri.


Masih dalam rangka pengembangan, departemen ini sedang mempersiapkan diri untuk menyambut program combine degree (dua gelar dalam satu Waktu), yaitu spesialis anak (Sp.A dan Master of Science). Selain itu juga rencana menerbitkan kembali jurnal ilmiah, sesuai harapan universitas untuk mendapatkan peningkatan jumlah paper ilmiah di lingkungan universitas yang bisa dipublikasikan ke luar. Untuk bidang ini, juga akan dikembangkan perpustakaan dengan konsep e library.

 

Departemen Kesehatan Anak

E-mail Print PDF

DEPARTEMEN KESEHATAN ANAK

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

RSU Dr. Soetomo Jl. Mayjen. Prof. Dr. Moestopo 4-6, Surabaya 60132
Telp. (031) 5501681

Struktur Organisasi 

Ketua
:
 Sjamsul Arief, dr., Sp.A(K),MARS
Sekretaris
:
 Muhammad Faizi, dr., Sp.A(K)
Kodik
:
 Retno Asih Setyoningrum, dr., Sp. A
KPPM
:
 H. Mahrus A. Rachman, dr. Sp.A(K) 
Guru Besar
:
 12
Staf Pengajar
:
 54
Unit Unggulan
:
-Instalasi Invasif Urogenital ( IIU )
  -Urologi Training Center Post Graduate
  -Kidney Transplant Centre
    
Dosen    :1. Prof. Dr. H. Darto Saharso, dr., Sp.A(K) 
  2. Prof. Dr. Boerhan Hidayat, dr., Sp.A(K) 
  3. Prof. Dr. Subijanto Marto Sudarmo, dr., Sp.A(K) 
  4. Prof. Dr. Teddy Ontoseno, dr., SpA(K)
  5. Prof. Dr. H. Ariyanto Harsono, dr., Sp.A(K) 
  6. Prof. Dr. Ismoedijanto, dr., Sp.A 
  7. Prof. Dr. H. Soegeng Soegijanto, dr., Sp.A(K)DTM&H 
  8. Prof. Parwati Setiono, dr., M.Sc., Sp.A(K) 
  9. Prof. Mohammad Sjaifullah Noer, dr., Sp.A(K) 
  10. Prof. Sylviati Thahir, dr., Sp.A(K) 
  11. Prof. Moersintowarti B Narendra, dr., M.Sc., Sp.A(K) 
  12. Prof. H. Bambang Permono, dr., Sp.A(K) 
  13. Dr. I.G.N. Reza Gunadi Ranuh, dr., Sp.A(K) 
  14. I Dewa Gede Ugrasena, dr., SpA(K) 
  15. Dr. Anang Endaryanto, dr., Sp.A 
  16. Widodo Darmowandowo, dr., Sp.A(K) 
  17. Netty Harjantien, dr., Sp.A(K) 
  18. Landia Setiawati, dr., Sp.A(K) 
  19. Hj. Fatimah Indarso, dr., Sp.A(K) 
  20. Martono Tri Utomo, dr., Sp.A 
  21. Agus Harianto, dr., Sp.A(K) 
  22. Risa Etika, dr., Sp.A(K) 
  23. Mia Ratwita Andarsini, dr., Sp.A 
  24. Roedi Irawan, dr., M.Kes., Sp.A
  25. Siti Nurul Hidayati, dr., Sp.A(K) 
  26. Hari Kushartono, dr., Sp.A 
  27. Ira Dharmawati, dr., Sp.A 
  28. Abdul Latief Azis, dr., Sp.A(K) 
  29. Dr. Ahmad Suryawan, dr., Sp.A(K) 
  30. Achmad Yuniari Heryana, dr., Sp.A 
  31.Alpha Fardah Athiyyah, dr., Sp.A.
  32.Bagus setyobudi, dr., Sp.A
  33.Dominicus H, dr., Sp.A
  34.Dwiyanti Puspitasari, dr., Sp.A
  35.Dr. Irwanto, dr., Sp.A 
  36.Prastiya Indra Gunawan, dr., SpA 
  37.Satriyo Budiman, dr., Sp.A  
  38.Risky Vitria Prasetyo, dr., Sp.A 
  39.Maria Shanty, dr., Sp.A
  40.Mira Irmawati, dr., Sp.A 
  41.Alit Utamayasa, dr., Sp.A
  42.Azwin Mangindra Putera, dr., Sp.A
  43.Arina Setyaningtyas, dr. 
  44.Nur Rochmah, dr.
  45. Taufiq Hidayat, dr.  
  46.dr. Irwina Rahma Andriani
  47.I Ketut Alit Utamayasa, dr., Sp.A. 
  48.Hardjono Soeparto, SKM., dr., Sp.AK.
  49
Risky Vitria Prasetyo, dr., Sp.A
  50.
Mahrus A. Rachman, dr., Sp.A
  51.Muhammad Faizi, dr., Sp.A.
  52.
Sjamsul Arief, dr., Sp.A(K),MARS
  53.Satrio Budiman, dr., Sp.A
  54.Retno Asih Setyoningrum, dr., Sp.A
    
    
    
    
    
    
    
    
Administrasi
:
1.Gatot Subiakto
  2.Partini
  3.Suharto
  4.Supriyanto
  5.Timur Setyolestari
  6.Wijoto
  7.Winarti
Last Updated ( Monday, 26 May 2014 16:35 )
 

UPeDDi

UPeDDi merupakan unit pengelola sistem & teknologi informasi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. UPeDDi telah mengembangkan serangkaian layanan, Next

PBL Tramed

 Upaya keras perbaikan proses pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga telah dilakukan sejak tahun 2000. Berdasarkan analisis Next

Bioteika

 Bioetika adalah penjelmaan dari Etika Kedokteran yang sudah tidak mampu lagi menampung permasalahan-permasalahan yang berkembang Next

Visi Misi

Menjadikan FK Unair sebagai salah satu fakultas kedokteran terkemuka di kawasan regional ASEAN, pemuka dalam bidang pendidikan, pemuka Next ......